Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Dalam Beca Barang Gegerkan Warga Kelurahan Rantau Laban
Tebingtinggi ( Sumut)- info86news.com
Warga Lingkungan II, Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, dihebohkan dengan penemuan sesosok pria tanpa identitas yang ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah beca barang yang terparkir di bengkel milik warga, Jumat.31/7/26
Peristiwa tersebut segera menarik perhatian masyarakat sekitar sebelum akhirnya ditangani oleh pihak berwenang.
Pemilik bengkel yang juga menjadi saksi pertama, berinisial SW alias Sawal, mengaku terkejut saat menemukan korban.
Menurut keterangannya, semula ia hendak mengambil sesuatu di sekitar beca barang yang terparkir di area bengkel. Saat itu, ia melihat seorang pria yang tampak tertidur pulas di dalam beca.
Merasa curiga karena pria tersebut tidak memberikan respons ketika dibangunkan, saksi kemudian memeriksa kondisi korban.
Setelah memperhatikan lebih lanjut, ia mendapati tidak ada tanda-tanda pergerakan maupun respons dari tubuh korban. Menyadari adanya kondisi yang tidak wajar, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kelurahan Rantau Laban.
Laporan kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat sebelum akhirnya disampaikan kepada Polres Tebing Tinggi untuk penanganan lebih lanjut. Personel kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah proses pemeriksaan awal selesai dilakukan, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk keperluan identifikasi serta pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Hingga berita ini ditulis, identitas korban masih belum diketahui. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan berupaya mengidentifikasi korban serta menelusuri penyebab kematiannya. Sementara itu, sejumlah warga menyampaikan dugaan bahwa korban merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Namun, informasi tersebut masih sebatas keterangan warga dan belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Masyarakat diimbau untuk menunggu hasil penyelidikan kepolisian serta tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenaran.
( Reporter : Humas Tebing Tinggi / Eka )









Tidak ada komentar:
Posting Komentar